
- Forbes kembali merilis daftar tokoh paling kaya di Indonesia pada hari Minggu (27/7/2025).
Jumlah warga Indonesia yang tercantum dalam daftar miliarder Forbes meningkat dari 29 menjadi 31 orang pada akhir pekan ini.
Sebagai informasi, Daftar Miliarder Real-Time Forbes mengawasi perubahan kekayaan para miliarder global setiap hari.
Sistem pemantau kekayaan ini menyediakan pembaruan terus-menerus mengenai nilai kekayaan bersih dan peringkat setiap individu yang telah diverifikasi oleh Forbes sebagai miliarder.
Nilai aset saham yang diperdagangkan di pasar umum diperbaharui setiap 5 menit selama pasar beroperasi (dengan jeda 15 menit untuk harga saham), sementara nilai aset perusahaan swasta diperbarui hanya sekali dalam sehari.
Berikut 10 nama paling atas dalam daftar orang kaya di Indonesia versi Forbes.
1. Prajogo Pangestu
Kekayaan Prajogo Pangestu mencapai 33,3 miliar dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp544 triliun.
Dilansir dari Kompas.com, Prajogo Pangestu merupakan seorang pengusaha yang bergerak di bidang petrokimia, energi, serta pertambangan.
Ia menciptakan jaringan bisnis dengan melalui beberapa perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Prajogo memimpin berbagai perusahaan, baik secara langsung maupun melalui keterlibatan afiliasinya.
Di bidang petrokimia dan energi, ia memimpin PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia.
Di bidang energi terbarukan, ia memiliki PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), yang mengelola proyek energi bersih seperti panas bumi melalui Star Energy.
Di bidang pertambangan, Prajogo menguasai PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Petrosea Tbk (PTRO), yang juga bergerak dalam jasa pertambangan dan konstruksi.
Selain itu, perusahaan keluarganya mencakup sektor kelapa sawit melalui PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) dan sektor logistik energi melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).
2. Low Tuck Kwong
Kekayaan Low Tuck Kwong mencapai 26,5 miliar dolar AS, setara dengan Rp433 triliun.
Mengutip Tribunnews.com, Low Tuck Kwong adalah seorang pria yang lahir di Singapura dan dikenal sebagai raja batu bara.
Ia pindah ke Indonesia pada tahun 1972 demi mendapat kesempatan karier yang lebih baik.
Kemudian, Low mendirikan perusahaan batu bara bernama Bayan Resources di Indonesia.
Saat ini, Low juga memegang kendali atas perusahaan energi terbarukan Singapura Metis Energy, yang sebelumnya bernama Manhattan Resources.
Ia juga tercatat memiliki kepemilikan saham di The Farrer Park Company, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan dan perhotelan di Singapura, serta Samindo Resources, perusahaan induk investasi yang bergerak di sektor jasa pertambangan batu bara.
Pada bulan Agustus 2024, Low mentransfer kepemilikan saham sebesar 6,6 miliar dolar Amerika kepada anak perempuannya, Elaine.
3. R Budi Hartono
Robert Budi Hartono memiliki kekayaan sebesar 21,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp351 triliun.
4. Michael Hartono
Michael Hartono merupakan saudara sejati Budi Hartono.
Kekayaannya mencapai 20,6 miliar dolar AS, yang setara dengan Rp337 triliun.
Budi Hartono dan Michael Hartono adalah putra dari Oei Wei Gwan, seorang Tionghoa-Indonesia yang menjadi pendiri pertama dari PT Djarum.
Hartono Bersaudara memperoleh sebagian besar kekayaannya melalui investasi di Bank Central Asia (BCA).
Keluarga Hartono mengakuisisi saham di BCA, setelah keluarga kaya lainnya, Salim, kehilangan kendali terhadap bank tersebut selama krisis ekonomi Asia pada tahun 1997-1998.
Namun, keluarga Hartono sebelumnya telah masuk dalam daftar orang-orang kaya di Indonesia berkat usaha bisnis tembakau mereka.
Anggota keluarga mereka juga merupakan produsen rokok kretek terbesar di Indonesia, yaitu Djarum.
Dalam penawaran umum saham perdana (IPO) terbesar kedua di Indonesia pada tahun 2022, Budi dan Michael mendaftarkan Global Digital Niaga, yang mengelola e-commerce Blibli, dan berhasil mengumpulkan dana sebesar 510 juta dolar Amerika.
Sebagai informasi, IPO merupakan proses di mana sebuah perusahaan swasta memperkenalkan sebagian sahamnya kepada masyarakat umum untuk pertama kalinya.
5. Otto Toto Sugiri
Otto Toto Sugiri memiliki kekayaan sebesar 15,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp251 triliun.
Otto Toto Sugiri merupakan salah satu pendiri sekaligus CEO DCI Indonesia, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan pusat data (data center) di Tanah Air.
Ia mendirikan perusahaan tersebut pada tahun 2011, dan menjadikannya sebagai salah satu penyedia pusat data terbesar di negara ini.
Otto membangun perusahaan tersebut bersama Marina Budiman dan Han Arming Hanafia.
Sebelum memperkuat DCI, Otto mendirikan Sigma Cipta Caraka pada tahun 1989, yang kemudian dibeli oleh Telkom Indonesia dan sekarang dikenal sebagai Telkomsigma.
Pada tahun 1994, Otto mendirikan Indonet, perusahaan penyedia layanan internet pertama di Indonesia, yang melakukan IPO pada tahun 2021.
6. Marina Budiman
Kekayaan Marina Budiman mencapai 11,2 miliar dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp183 triliun.
Marina Budiman merupakan salah satu pendiri sekaligus ketua dewan komisaris DCI Indonesia.
Mereka dan Otto adalah teman lama.
Keduanya pernah bekerja di Bank Bali pada tahun 1985, dan keduanya juga membangun Sigma Cipta Caraka.
Marina juga merupakan salah satu pendiri Indonet.
7. Sri Pakash Lohia
Sri Pakash Lohia memiliki kekayaan sebesar 8,7 miliar dolar AS, yang setara dengan Rp142 triliun.
Sri Pakash Lohia mendapatkan sebagian besar kekayaannya dari produksi pupuk dan polimer.
Pada tahun 1970-an, ia bersama ayahnya pindah dari India ke Indonesia, kemudian mendirikan Indorama Corp, sebuah perusahaan yang memproduksi benang.
Saat ini, Indorama Corp berperan sebagai pusat bahan baku yang menghasilkan berbagai produk industri, seperti pupuk, poliofelin, bahan baku tekstil, dan sarung tangan medis.
Sri tetap menjabat sebagai ketua, sementara putranya, Amit, menjadi wakil ketua.
Saat ini, keduanya tinggal di London, Inggris.
Adik Sri, Aloke Lohia, juga seorang konglomerat yang tinggal di Thailand.
Di negara tersebut, Aloke mengelola bisnis pembuatan polimer, PET Indorama Ventures Public Co.
8. Han Arming Hanafia
Kekayaan Han Arming Hanafia mencapai 7,3 miliar dolar AS atau setara dengan Rp199 triliun.
Han, bersama Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman, mendirikan organisasi DCI Indonesia pada tahun 2011.
Di perusahaan tersebut, Han memiliki kepemilikan saham minoritas.
Ia juga tercatat pernah memiliki kepemilikan saham di Indonet, perusahaan yang didirikan oleh dua rekan bisnisnya, namun dijual pada tahun 2023.
9. Keluarga Tahir
Kekayaan keluarga Tahir mencapai 6,2 miliar dolar AS yang setara dengan sekitar 101 triliun rupiah.
Tahir merupakan pendiri dari Grup Mayapada.
Usaha yang dijalani berada di sektor perbankan, perawatan, kesehatan, media, serta properti.
Keluarga Tahir memiliki kepemilikan saham di Bank Mayapada serta Maha Properti Indonesia.
Keluarga Tahir memiliki aset di Singapura, termasuk yang melalui perusahaan properti bernama MYP.
MYP, yang sebelumnya dikenal sebagai Bangunan Perdagangan Selat, merupakan struktur komersial utama yang berada di alamat 9 Battery Road, di pusat kawasan bisnis Singapura.
Lokasi ini terkenal sebagai kumpulan properti milik orang kaya di Indonesia.
Istri Tahir, Rosy, merupakan putri dari konglomerat Indonesia, Mochtar Riady, yang juga menjadi pemilik Lippo Group.
10. Agoes Projosasmito
Kekayaan Agoes Projosasmito mencapai 5,8 miliar dolar AS atau setara dengan Rp94 triliun.
Agoes Projosasmito merupakan anggota dewan komisaris perusahaan Amman Mineral Internasional, salah satu perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di Indonesia.
Ia memiliki kepemilikan minoritas di perusahaan tersebut.
Agoes adalah seorang pengusaha keuangan berpengalaman yang juga memiliki kepemilikan saham di perusahaan energi dan gas Indonesia, Medco Energi International, serta perusahaan pertambangan batu bara, Bumi Resources.
Ia mengakui dirinya sebagai mitra dekat seorang miliarder Indonesia lainnya, Anthony Salim.
Hubungan mereka dimulai pada tahun 1989, saat Agoes membantu IPO perusahaan semen milik Salim, Indocement Tunggal Prakarsa.
Daftar Lengkap 31 Orang Terkaya di Indonesia berdasarkan Forbes Billionaires List pada 27 Juli 2025:
1. Prajogo Pangestu memiliki kekayaan sebesar 542,79 triliun rupiah
2. Low Tuck Kwong dengan jumlah 431,95 triliun rupiah
3. R. Budi Hartono Rp 348,820 Triliun
4. Michael Hartono sebesar 336,780 triliun rupiah
5. Otto Toto Sugiri senilai 249,39 triliun rupiah
6. Marina Budiman 11,2 miliar dolar AS (Rp 182,56 triliun)
7. Sri Prakash Lohia 8,7 miliar dolar AS (Rp 141,81 triliun)
8. Han Arming Hanafia 7,2 miliar dolar AS (Rp 117,36 triliun)
9. Tahir dan keluarga 6,1 miliar dolar AS (Rp 99,43 triliun)
10. Agoes Projosasmito 5,8 miliar dolar AS (Rp 94,54 triliun)
11. Chairul Tanjung 4,8 miliar dolar AS
12. Dewi Kam dengan nilai 4,6 miliar dolar AS
13. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono 3,6 miliar dolar AS
14. Theodore Rachmat 3,5 miliar dolar AS
14. Sukanto Tanoto memiliki kekayaan sebesar 3,5 miliar dolar AS
16. Martua Sitorus 3,5 miliar dolar AS
17. Djoko Susanto 3,2 miliar dolar AS
18. Alexander Ramlie 2,7 miliar dolar AS
19. Peter Sondakh 2,6 miliar dolar AS
20. Mochtar Riady dan keluarganya memiliki kekayaan sebesar 2,3 miliar dolar AS
21. Hermanto Tanoko 2 miliar dolar AS
22. Bambang Sutantio 1,9 miliar dolar AS
23. Bachtiar Karim 1,8 miliar dolar AS
24. Burhan Karim 1,5 miliar dolar AS
25. Bahari Karim 1,5 miliar dolar AS
26. Haryanto Tjiptodihardjo 1,3 miliar dolar AS
27. Wirastuty Fangiono 1,3 miliar dolar AS
28. Soegiarto Adikoesoemo 1,2 miliar dolar AS
29. Hary Tanoesoedibjo 1,1 miliar dolar AS
30. Eddy Sugianto 1,1 miliar dolar AS
31. Edwin Soeryadjaya 1,1 miliar dolar AS
Tentang Forbes
Forbes telah mempublikasikan daftar orang-orang terkaya di dunia sejak tahun 1987.
Di tahun pertama, hanya terdapat 140 miliarder yang masuk dalam daftar.
Sampai tahun 2025, jumlah orang kaya yang terdaftar naik menjadi 3.028 orang.
Angka ini meningkat sebanyak 247 orang dibandingkan tahun 2024.
Artikel ini tayang di Tribunnews.com dengan judulDaftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Bulan Juli 2025 Menurut Forbes: Prajogo Pangestu Berada di Puncak, Kekayaannya Mencapai Rp544 Triliun, dan di Kompas.com dengan judulDaftar 31 Orang Terkaya Indonesia Realtime Forbes, Prajogo Pangestu Masih Berada di Puncak
(Tribunnews.com/Pravitri Retno Widyastuti/Siti Nurjannah Wulandari/Kompas.com/Erlangga Djumena)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manadountuk pembaruan terkini mengenai berita terpopuler lainnya.